Thursday, February 10, 2011

Apartemen di Alam Sutera Dijual Rp 292 Juta-Rp 579 Juta



SERPONG, KOMPAS.com — PT Alam Sutera Realty Tbk membangun dua menara apartemen Silkwood Residences di kawasan Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan. Tinggi dua menara itu masing-masing 21 lantai dan dibangun secara bertahap.

"Menara pertama dinamakan Maple Tower, sedangkan menara kedua Oak Tower," ungkap Senior Corporate Communications Manager PT Alam Sutera Realty Tbk Liza Djohan, Rabu (22/12/2010). Kedua menara itu total memiliki 918 unit dan dijual dengan harga antara Rp 291 juta dan Rp 579 juta per unit.

Direktur Finansial PT Alam Sutera Realty Tbk Joseph Tjong mengatakan, pembangunan apartemen dilakukan karena kebutuhan terhadap hunian tersebut mulai terasa di wilayah Tangerang. "Desakan kebutuhan rumah, terutama bagi mereka yang masih sendiri dan pasangan muda, semakin meningkat sehingga apartemen menjadi salah satu tempat tinggal yang efektif," kata Joseph.

Pembangunan apartemen itu juga, lanjut Joseph, seiring dengan rencana proyek pembangunan Universitas Bina Nusantara di Alam Sutera.

Silkwood Residences merupakan satu dari dua proyek yang akan dibangun Alam Sutera dalam waktu dekat ini. Proyek satunya adalah gedung perkantoran Alam Sutera Office Tower.

"Proyek ini diharapkan sudah bisa dioperasionalkan pada tahun 2012," kata Joseph Tjong dalam acara Ground Breaking Ceremony di lahan kawasan yang akan dibangun, Rabu. Pada saat itu juga dipasang tiang pancang sebagai tanda dimulainya proyek pembangunan apartemen. Sementara itu, pancangan tiang untuk proyek pembangunan gedung perkantoran dilakukan pada tanggal 16 Desember lalu.

Investor Relation PT Alam Sutera Realty Tbk Nathan Tanugraha mengatakan, dari investasi senilai Rp 450 miliar tersebut, sekitar Rp 150 miliar disiapkan untuk gedung perkantoran dan Rp 300 miliar lainnya untuk pembangunan Silkwood Residences Apartment. (Pingkan Elita Dundu)

Baca Selengkapnya disini ....

Monday, January 31, 2011

Update Terbaru

unit baru sudah SOLD OUT semuanya... harga saat ini Rp. 233,3jt


kalau bapak/ibu berminat, saya ada unit yang mau di over kredit


untuk yang sedang mencari unit yang over kredit,
dari sekian banyak unit yang dititipkan ke saya, saya masih ada:


- stock 1 unit lagi untuk yg 2br hadap pool
- stock 1 unit lagi untuk type studio


harga miring: 1jt dibawah harga developer

call saya segera
RIO
085694519031

Baca Selengkapnya disini ....

Thursday, January 13, 2011

Over Kredit Apartemen Menara Latumenten

terima kasih untuk para konsumen yang telah mempercayakan kepada saya untuk membantu menjual (over kredit) unit apartemennya....


bagi anda yg memiliki unit dan mau di over kredit, bisa hubungi saya... lebih disukai yang mengambil cara bayar KPA.


untuk yang sedang mencari unit yang over kredit, dari sekian banyak unit yang dititipkan ke saya, saya masih ada stock 1 unit lagi... buruan sebelum kehabisan...


regards
Rio
02192703787

Baca Selengkapnya disini ....

Tuesday, December 28, 2010

Over Kredit Apartemen Latumenten

Untuk bapak/ibu yang sudah membeli unit apartemen dan ingin menjualnya kembali (over kredit) bisa menghubungi saya.... nanti saya akan bantu memasarkannya. biar cepet laku gitu.... :)

untuk konsumen2 baru yang ingin beli unit apartemen latumenten tapi dengan harga sedikit miring daripada harga resmi saat ini bisa menghubungi saya.

sekedar info saja... untuk unit baru tinggal yang type 2 kamar tidur dan sisa 7 unit lagi harga saat ini Rp. 233,3jt

Nah kalo cari yang over kredit di saya, bisa yang harganya miring... hehehe.... :)

Regards
RIO
02192703787

Baca Selengkapnya disini ....

Kemenpera Tawarkan Konsep Rumah Susun Swadaya


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) pada tahun 2011 mendatang menawarkan konsep pembangunan rumah susun (Rusun) Swadaya kepada masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda). Pembangunan Rusun secara swadaya oleh masyarakat dengan difasilitasi oleh Pemda dan Pemerintah Pusat melalui Kemenpera akan mampu mengurangi kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan di Indonesia.
Pembangunan Rusun Swadaya ini akan dilaksanakan dengan proses konsolidasi tanah antara pemilik tanah dan pemerintah. Masyarakat tak dirugikan mengingat tanah yang dimilikinya dapat lebih bermanfaat.
-- Jamil Anshari

Hal itu diungkapkan Deputi Menpera Bidang Perumahan Swadaya, Jamil Anshari kepada sejumlah wartawan seusai pelantikan pejabat Eselon I di Lingkungan Kemenpera yang dilaksanakan di Ruang Prambanan, Kantor Kemenpera, Jakarta, Senin (27/12). “Kami akan menawarkan konsep pembangunan Rusun secara swadaya kepada masyarakat dan Pemda,” ujar Jamil Anshari.

Jamil Anshari yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Menpera Bidang Hukum dan Pertanahan Kemenpera menyatakan, pembangunan Rusun Swadaya ini akan dilaksanakan dengan proses konsolidasi tanah antara pemilik tanah dan pemerintah. Dengan demikian, masyarakat tidak akan dirugikan mengingat tanah yang dimilikinya dapat lebih bermanfaat dan dapat mengurangi kawasan kumuh karena ketidakaturan pembangunan rumah yang ada saat ini.

Selain itu, ungkap Jamil Anshari, dirinya juga berharap pembangunan Rusun Swadaya tidak dilakukan dengan cara menggusur tapi dengan mengajak partisipasi aktif masyarakat dan khususnya Pemda setempat sehingga bangunan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Rusun Swadaya ini nantinya minimal dibangun empat lantai dan disesuaikan dengan luas tanahyang dimiliki oleh masyarakat. Melalui konsolidasi tanah yang dilakukan dapat diperoleh luas tanah yang sesuai dengan peruntukan Rusun,” tandasnya.

Program Rusun Swadaya ini, imbuh Jamil Anshari, untuk sementara waktu akan dilaksanakan di tiga lokasi dimana Pemda setempat telah mengajukan proposal pembangunan. Ke tiga lokasi yang dimaksud antara lain di Jawa Tengah, Kalimantan Tengah dan Tangerang.

Lebih Lanjut, Jamil Anshari menyatakan, untuk mengatasi masalah sertifikasi tanah masyarakat pemerintah pusat akan membantu proses sertifikasi tanah dengan cara menggratiskan pengurusannya. Pemerintah bahkan telah menganggarkan biaya untuk menggratiskan pembuatan sertifikasi sekitar 30.000 sertifikat tanah masyarakat dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Baca Selengkapnya disini ....

Thursday, November 11, 2010

Menpera: Tinggal di Rusun Lebih Hemat dan Efisien


SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa menyatakan, biaya serta pola hidup di rumah-rumah susun atau vertikal pada dasarnya mengajarkan orang untuk berhemat dan lebih efisien.
Hidup di rumah susun itu bisa lebih efisien. Sebab penghuni tidak perlu memasukkan barang-barang yang terlalu banyak serta tidak membeli barang yang tidak perlu.
-- Suharso Monoarfa

Pasalnya, untuk tinggal di rumah yang berukuran studio atau huniandengan satu atau dua kamar tidur para penghuninya tidak perlu membeli barang-barang yang terlalu banyak sehingga dapat meminimalisir pengeluaran serta hidup lebih efisen.

“Hidup di rumah susun itu bisa lebih efisien. Sebab penghuni tidak perlu memasukkan barang-barang yang terlalu banyak serta tidak membeli barang yang tidak perlu,” ujar Menpera saat memberikan kuliah umum dengan tema “Penyediaan Perumahan Bagi Angkatan Kerja Pertama” pada acara Youth Urban Forum sebagai rangkaian Peringatan Hari Habitat Dunia 2010 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Senin (8/11) siang.

Menpera menjelaskan, pola hidup di rumah susun dan rumah tapak tentunya sangat berbeda. Di Rusun para penghuni mau tidak mau harus mengatur barang-barang sedemikian rupa sehingga nyaman untuk ditempati. Keberadaan gudang di Rusun tentunya menjadi suatu hal yang harus dihindari mengungat luas bangunan yang tidak terlalu besar.

“Kalau perlu mereka yang tinggal di Rusun hanya perlu enam pasang pakaian dan dua pasang sepatu. Kalau semua barang-barang dimasukkan tentunya Rusun akan menjadi sempt,” terangnya.

Menpera juga mengajak para mahasiswa untuk membiasakan hidup di Rusun dan menabung agar dapat memiliki rumah yang diimpikan sejak masa-masa kuliah. Pasalnya, dengan keterbatasan lahan yang ada pembangunan rumah-rumah vertikal akan terus berkembang di kemudian hari.

“Saya juga mengajak mahasisa untuk lebih kreatif serta menabnung sehingga ke depan dapat memiliki modal yang cukup sehingga dapat membeli rumah yang diimpikan,” harapnya.

Baca Selengkapnya disini ....

blogger templates | modified by www.jasa-bikin-web.blogspot.com