Friday, May 13, 2011

Apartemen Menengah Tumbuh Subur


JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi V DPR RI Josef A Nae Soi mengatakan, pembangunan apartemen kelas menengah ke bawah pada saat ini tumbuh subur sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang nyaman dengan harga terjangkau.

"Saya sangat mendukung pembangunan apartemen kelas menengah ke bawah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang nyaman dan harga yang terjangkau," kata Josef di Jakarta, Rabu.

Saat ini Perumnas menggandeng PT Triputra Multi Graha Pertiwi mengarap proyek Kerja Sama Usaha (KSU) Centerpoint Apartement yang berlokasi di Bekasi.


Manajer Pemasaran Apartement Centerpoint Ari Item mengatakan, proyek Apartement Centerpoint merupakan bagian dari komitmen Perumnas untuk menyediakan rumah susun layak huni kepada masyarakat segmen menengah ke bawah.

Apartemen Centerpoint dibangun di atas lahan seluas mencapai 1,3 hektare dan akan dibangun empat tower. Pola pembangunan bertahap, yaitu tahap pertama dua tower A dan B, dan tahap kedua untuk Tower C dan D.

"Tahap pertama dibangun dua tower A dan B berkapasitas 870 unit dan sudah terjual. Sedangkan, tower B proses penyelesaian untuk serah terima mulai Juni-Juli 2011. Ini lebih cepat 8-9 bulan bila merujuk pada perjanjian pengikatan jual beli (PPJB)," katanya.

Sementara Tahap II dibangun dengan nama Grand Centerpoint, dengan dua tower yaitu Tower C dan D, yang dibuka dengan penjualan perdana saat "Grand Launching" pada Sabtu dan Minggu lalu.

Ari menjelaskan, Centerpoint merupakan proyek strategis yang menjadi skala prioritas Perumnas. Menurut dia, pembangunan Apartemen Centerpoint ditujukan untuk kalangan menegah ke bawah dengan berbagai kemudahan seperti akses yang mudah ke jalan tol Jakarta Cikampek dan Tol Lingkar Luar/JORR.

Fasilitas komersial dan bisnis juga tersedia karena Centerpoint dikelilingi perbankan besar seperti BCA, Mandiri, Niaga dan Bank Bumiputra yang terletak di samping Centerpoint Apartment dan dikelilingi pusat belanja seperti Mall Metropolitan, Mall Mega Bekasi, Mall Bekasi Square dan Bekasi Cyber Park. Selain itu akses ke fasilitas kesehatan juga mudah dijangkau karena berdekatan dengan RS Mitra Keluarga, RSIA Hermina, RSUD Bekasi.

Apartemen tersebut sangat dekat dengan fasilitas sosial dan pemerintahan seperti Islamic Center dan Asrama Haji, Polres Bekasi dan Pengadilan Tinggi Bekasi, Kantor PLN dan Telkom Bekasi. "Termasuk kemudahan untuk berwisata kuliner yang terbentang di sebelah Timur atau tepatnya sepanjang jalan Kemamuran mulai samping Asrama Haji sampai dengan pertigaan Jalan Kemakmuran dan Jalan Sudirman," katanya.

Sarana lain yang bisa dimanfaatkan penghuni Centerpoint Apartement yaitu fasilitas hutan hijau Kota di Taman Rekreasi dan Olahraga di area Stadion Bekasi dan fasilitas pendidikan yang mudah dijangkau.

Menurut Ari, selain strategis, apartemen sederhana dengan fasilitas lengkap tersebut juga bernilai investasi tinggi.
Sumber :
ANT

Baca Selengkapnya disini ....

Thursday, February 10, 2011

Apartemen di Alam Sutera Dijual Rp 292 Juta-Rp 579 Juta



SERPONG, KOMPAS.com — PT Alam Sutera Realty Tbk membangun dua menara apartemen Silkwood Residences di kawasan Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan. Tinggi dua menara itu masing-masing 21 lantai dan dibangun secara bertahap.

"Menara pertama dinamakan Maple Tower, sedangkan menara kedua Oak Tower," ungkap Senior Corporate Communications Manager PT Alam Sutera Realty Tbk Liza Djohan, Rabu (22/12/2010). Kedua menara itu total memiliki 918 unit dan dijual dengan harga antara Rp 291 juta dan Rp 579 juta per unit.

Direktur Finansial PT Alam Sutera Realty Tbk Joseph Tjong mengatakan, pembangunan apartemen dilakukan karena kebutuhan terhadap hunian tersebut mulai terasa di wilayah Tangerang. "Desakan kebutuhan rumah, terutama bagi mereka yang masih sendiri dan pasangan muda, semakin meningkat sehingga apartemen menjadi salah satu tempat tinggal yang efektif," kata Joseph.

Pembangunan apartemen itu juga, lanjut Joseph, seiring dengan rencana proyek pembangunan Universitas Bina Nusantara di Alam Sutera.

Silkwood Residences merupakan satu dari dua proyek yang akan dibangun Alam Sutera dalam waktu dekat ini. Proyek satunya adalah gedung perkantoran Alam Sutera Office Tower.

"Proyek ini diharapkan sudah bisa dioperasionalkan pada tahun 2012," kata Joseph Tjong dalam acara Ground Breaking Ceremony di lahan kawasan yang akan dibangun, Rabu. Pada saat itu juga dipasang tiang pancang sebagai tanda dimulainya proyek pembangunan apartemen. Sementara itu, pancangan tiang untuk proyek pembangunan gedung perkantoran dilakukan pada tanggal 16 Desember lalu.

Investor Relation PT Alam Sutera Realty Tbk Nathan Tanugraha mengatakan, dari investasi senilai Rp 450 miliar tersebut, sekitar Rp 150 miliar disiapkan untuk gedung perkantoran dan Rp 300 miliar lainnya untuk pembangunan Silkwood Residences Apartment. (Pingkan Elita Dundu)

Baca Selengkapnya disini ....

Monday, January 31, 2011

Update Terbaru

unit baru sudah SOLD OUT semuanya... harga saat ini Rp. 233,3jt


kalau bapak/ibu berminat, saya ada unit yang mau di over kredit


untuk yang sedang mencari unit yang over kredit,
dari sekian banyak unit yang dititipkan ke saya, saya masih ada:


- stock 1 unit lagi untuk yg 2br hadap pool
- stock 1 unit lagi untuk type studio


harga miring: 1jt dibawah harga developer

call saya segera
RIO
085694519031

Baca Selengkapnya disini ....

Thursday, January 13, 2011

Over Kredit Apartemen Menara Latumenten

terima kasih untuk para konsumen yang telah mempercayakan kepada saya untuk membantu menjual (over kredit) unit apartemennya....


bagi anda yg memiliki unit dan mau di over kredit, bisa hubungi saya... lebih disukai yang mengambil cara bayar KPA.


untuk yang sedang mencari unit yang over kredit, dari sekian banyak unit yang dititipkan ke saya, saya masih ada stock 1 unit lagi... buruan sebelum kehabisan...


regards
Rio
02192703787

Baca Selengkapnya disini ....

Tuesday, December 28, 2010

Over Kredit Apartemen Latumenten

Untuk bapak/ibu yang sudah membeli unit apartemen dan ingin menjualnya kembali (over kredit) bisa menghubungi saya.... nanti saya akan bantu memasarkannya. biar cepet laku gitu.... :)

untuk konsumen2 baru yang ingin beli unit apartemen latumenten tapi dengan harga sedikit miring daripada harga resmi saat ini bisa menghubungi saya.

sekedar info saja... untuk unit baru tinggal yang type 2 kamar tidur dan sisa 7 unit lagi harga saat ini Rp. 233,3jt

Nah kalo cari yang over kredit di saya, bisa yang harganya miring... hehehe.... :)

Regards
RIO
02192703787

Baca Selengkapnya disini ....

Kemenpera Tawarkan Konsep Rumah Susun Swadaya


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) pada tahun 2011 mendatang menawarkan konsep pembangunan rumah susun (Rusun) Swadaya kepada masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda). Pembangunan Rusun secara swadaya oleh masyarakat dengan difasilitasi oleh Pemda dan Pemerintah Pusat melalui Kemenpera akan mampu mengurangi kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan di Indonesia.
Pembangunan Rusun Swadaya ini akan dilaksanakan dengan proses konsolidasi tanah antara pemilik tanah dan pemerintah. Masyarakat tak dirugikan mengingat tanah yang dimilikinya dapat lebih bermanfaat.
-- Jamil Anshari

Hal itu diungkapkan Deputi Menpera Bidang Perumahan Swadaya, Jamil Anshari kepada sejumlah wartawan seusai pelantikan pejabat Eselon I di Lingkungan Kemenpera yang dilaksanakan di Ruang Prambanan, Kantor Kemenpera, Jakarta, Senin (27/12). “Kami akan menawarkan konsep pembangunan Rusun secara swadaya kepada masyarakat dan Pemda,” ujar Jamil Anshari.

Jamil Anshari yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Menpera Bidang Hukum dan Pertanahan Kemenpera menyatakan, pembangunan Rusun Swadaya ini akan dilaksanakan dengan proses konsolidasi tanah antara pemilik tanah dan pemerintah. Dengan demikian, masyarakat tidak akan dirugikan mengingat tanah yang dimilikinya dapat lebih bermanfaat dan dapat mengurangi kawasan kumuh karena ketidakaturan pembangunan rumah yang ada saat ini.

Selain itu, ungkap Jamil Anshari, dirinya juga berharap pembangunan Rusun Swadaya tidak dilakukan dengan cara menggusur tapi dengan mengajak partisipasi aktif masyarakat dan khususnya Pemda setempat sehingga bangunan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Rusun Swadaya ini nantinya minimal dibangun empat lantai dan disesuaikan dengan luas tanahyang dimiliki oleh masyarakat. Melalui konsolidasi tanah yang dilakukan dapat diperoleh luas tanah yang sesuai dengan peruntukan Rusun,” tandasnya.

Program Rusun Swadaya ini, imbuh Jamil Anshari, untuk sementara waktu akan dilaksanakan di tiga lokasi dimana Pemda setempat telah mengajukan proposal pembangunan. Ke tiga lokasi yang dimaksud antara lain di Jawa Tengah, Kalimantan Tengah dan Tangerang.

Lebih Lanjut, Jamil Anshari menyatakan, untuk mengatasi masalah sertifikasi tanah masyarakat pemerintah pusat akan membantu proses sertifikasi tanah dengan cara menggratiskan pengurusannya. Pemerintah bahkan telah menganggarkan biaya untuk menggratiskan pembuatan sertifikasi sekitar 30.000 sertifikat tanah masyarakat dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Baca Selengkapnya disini ....

blogger templates | modified by www.jasa-bikin-web.blogspot.com